SMK Widya Manggala Purbalingga terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan transformasi pendidikan berbasis teknologi melalui penerapan konsep Smart School. Berbagai layanan akademik maupun administrasi kini telah terdigitalisasi guna meningkatkan efektivitas pembelajaran serta pelayanan kepada murid dan orang tua.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) secara paperless. Dalam pelaksanaannya, murid mengerjakan ujian menggunakan handphone masing-masing sehingga proses asesmen menjadi lebih praktis, efisien, serta ramah lingkungan karena tidak lagi menggunakan kertas.
Tidak hanya pada sistem evaluasi pembelajaran, sekolah juga mengembangkan sistem monitoring kehadiran berbasis teknologi RFID (Radio Frequency Identification). Murid cukup melakukan tap kartu pada alat pembaca RFID saat datang ke sekolah. Data kehadiran secara otomatis tercatat dalam sistem, dan laporan kehadiran langsung dikirimkan kepada orang tua melalui handphone. Sistem ini memungkinkan pengawasan kehadiran murid dilakukan secara real-time dan transparan.
Selain itu, pengelolaan nilai dan hasil belajar murid di SMK Widya Manggala Purbalingga telah menggunakan Sistem Informasi Akademik yang terintegrasi. Guru dapat menginput nilai secara digital, sementara murid dan orang tua dapat memantau perkembangan hasil belajar dengan lebih mudah.
Digitalisasi juga diterapkan pada administrasi kesiswaan. Berbagai layanan administrasi siswa kini dikelola melalui sistem informasi sehingga proses pendataan menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Melalui penerapan Smart School ini, SMK Widya Manggala Purbalingga berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital sekaligus mempersiapkan murid menghadapi kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan belajar murid.




